Kondisi Kontingen Raimuna Nasional IX Kwarda Maluku yang kini berada di Cibubur-Jakarta terkesan diterlantarkan. Hal ini dapat dilihat dari hingga kini belum adanya tim kesehatan yang ikut serta dengan mereka di cibubur-jakarta. Ini mengakibatkan adanya panitia daerah (Kak Mad Sanaky) yang kondisi kesehatannya menurun tapi tidak dapat segera ditangani oleh medis kontingen daerah.
Hal ini sangat memprihatinkan jika dilihat dari jumlah dana yang disediakan oleh Pemerintah Proinsi Maluku untuk mendukung kegiatan tersebut, padahal menurut sumber yang terpercaya, dana untuk obat-obatan bagi tim medis sebanyak 10 juta rupiah. Kondisi ini diperparah lagi dengan tidak tersedianya konsumsi yang mencukupi bagi meraka sebagaimana dikemukakan oleh salah seorang panitia daerah kepada Kapatabaru.
Support dana yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Maluku cukup besar, sehingga terasa sangat aneh bila hal-hal seperti ini terjadi.