Belum lagi masalah dana pengelolaan kegiatan Raimuna diperiksa, kini masalah dana pembiayaan operasional rutin kantor Kwarda Maluku yang bermasalah, adanya indikasi dua sumber pendanaan untuk beban tetap operasional rutin Kwarda Maluku, yakni dari sumber dana APBD dan sumber Dana APBN. Untuk itu kami mohon tanggapan anda guna pengungkapan kasus ini, semoga tanggapan anda dapat membantu aparat terkait dalam hal ini Bawasda Promal dalam menuntaskan masalah ini, terima kasih